Tuesday, July 19, 2011

Watch your thoughts, they become words.
Watch your words, they become actions.
Watch your actions, they become habits.
Watch your habits, they become character.
Watch your character, they become destiny.......
Satu nasihat yg amat berguna buat diriku..hanya dengan kata2 boleh merubah semuanya sekelip mata..dengan kata2..ak hilang semuanya........ak menyesal....dengan semua sikap dan tingkah laku ku selama ini,,,banyak melukakan hati orang yang sayangkan aku....aku benar2 menyesal....mungkin tiada lagi maaf buat diriku....sekuat mana ak berusaha...seikhlas mana ak merayu...maaf ku tidak lagi diterima....ak dibenci....di hina.........oleh org yg ak sayang.......hilang sudah rasa cinta........sedangkan dulu....kata2 cinta...sentiasa diucapakan buat diriku....sekarang semuanya hilang...............hanya dengan sebuah kata2..yg disertai dengan rasa begitu marah,begitu dalam luka dihati...diluahkan............apa yang terpendam.............aku manusia lemah....kalah dengan perasaan ku sendiri...............hanya tangisan airmata sesalan menemani hari2 ku...........masih adakah sinar bahagia buat diriku,,,,,,,,,,atau hanya satu jalan kelam.......dan gelap..........yg akan menyusuri jalan hidupku,,....................
ye,..ini balasan buat diriku.........alhamdulilah...ak benar2 tersedar..........sedar dari segala kekilafan ku yg lalu..........xdapat ak gambarkan dengan kata2........hatiku menjadi tenang bila mengingati ALLAH yg Esa...........begitu tenang,,,,,seolah2 aku merasakan....aku ingin pergi menemuiNya......secepat mungkin.............semoga nanti bila ak pergi menghadapNYA....dosa2ku diampunkan.............segala silap salahku....dimaafkan.....maafkan anakmu ini....mak abah yg telah melahirkan aku..mejagaku selama ini.....betapa banyak sekali dosa.....yg telah aku lakukan........aku melukai hati kedua ibubapaku............biarpun ak dihina,dikeji...oleh manusia yg membenciku...........mak abah ku sentiasa dekat padaku...memberi nasihat,,,,memelukku...disaat ak menangis sendirian......ya ALLAH...panjangkanlah umur kedua ibubapaku.....aku ingin sekali membahagikan hati kedua ibubapaku......aku ingin sekali membuat mereka gembira................izinkan hambaMU ini melakukannya ya ALLAH........berilah hambaMu ini kesempatan itu ya ALLAH.....seseorang yg aku sayang dlu selalu menasihatkan ku....jagalah kedua ibubapamu sebaik mungkin.........pasti ALLAH juga akan menjagamu.........tp skrg....orang yg aku sayang...telah pergi meninggalku......tiada lagi kata nasihat yg amat ingin kudengar skrg ini.....tiada lagi peneman disetiap kali aku amat memerlukan..........tiada lagi..............tp ak bersyukur,,,,,,,,,,,,masih ada mak dan abah....yg sentiasa menyayangi diriku...............alahamduliah......maafkan aku.....yg penuh dosa....segala keperitan yg ku tanggung.......segala penderitaan yg ku rasakn....adalah balasan atas setiap dosa2 ku...............apa yg berlaku....tidak dapat dikembalikan lagi...andainya dapat ku undur masa.........ak ingin sekali kembali ke masa lalu...disaat ak sedang bahagia....agar segala kesalahanku....dapat dimaafkan........tp apakan dayaku..........masa tak mungkin kembali......tiada lagi peluang buat diriku.......tiada lagi kesempatan yang diberikan........ak harus melaluinya sendirian...........ya ALLAH yg Maha Pengasih lg Maha Penyayang...berikan hambamu ini kekuatan ,ketabahan, kesabaran.......menghadapi semua yg terjadi ya ALLAH...........Insya ALLAH...................................
“Boleh jadi Allah mencegah anda dari memperolehi sesuatu adalah sebuah kurniaanNya, dan tidak terlaksananya keinginan anda adalah sebuah bentuk kasih sayangNya, tertundanya percapaian anda dari apa yang anda usahakan, yang anda inginkan adalah inayah dari Allah, kerana DIA lebih mengetahui apa-apa yang baik untuk diri anda melebihi dari diri anda sendiri”
“Boleh jadi Allah mencegah anda dari memperolehi sesuatu adalah sebuah kurniaanNya, dan tidak terlaksananya keinginan anda adalah sebuah bentuk kasih sayangNya, tertundanya percapaian anda dari apa yang anda usahakan, yang anda inginkan adalah inayah dari Allah, kerana DIA lebih mengetahui apa-apa yang baik untuk diri anda melebihi dari diri anda sendiri”

Thursday, July 14, 2011

WANITA adalah tulang rusuk yang bengkok dan rapuh. Jika dikasari ia akan patah. Jika dibiarkan ia akan terus membengkok. Sang suami, gunalah kebijaksaan 9 akalmu untuk membimbing isteri melayari kehidupan bersama. ~ Wan Muhd Ali......
RAMAI yg kecewa & stress kerana tidak mempunyai keyakinan yg teguh dgn Allah Taala...ingat , bila kita yakin dengan Allah, semua kerja akan menjadi mudah. Jiwa pastinya lebih tenang dan juga tenteram. Menjadi atau tidak usaha yg kita lakukan bukanlah urusan kita, apa yg penting lakukan yg terbaik, maka hasil yg diperolehi pastinya positif & memuaskan hati! disamping berusaha, berdoalah. ~ Prof Wan Zulkifli Wan Yusof
 

Tuesday, June 28, 2011

SEmANGAT yg HILANg.........


Dulu seseorang telah mengajar ku erti kesabaran...pe yg telah ak lalui...mmg bnyk mengajar ak......kesabarang mmg sgt penting....kawal kemarahan...tp nk jd cikgu kene la garang ,kalu xmarah bdk msti pijak kepala....huhuu...
tp ada hadnya,...kene kawal....
peristiwa lalu bnyk mengajar ak...ak dh hilang sesuatu yg sgt ak syg..................ak hnya perlu bersabar...agar pe yg ak punya dlu akan kembali..seandainya Tuhan mengizikan...........InsyaALLAH...

cUma kdg2 ak rase ak xmampu...ak hilang semangat,,,ak xkuat...ak lemah....ak kalah dgn tangisan ku sendiri...di saat ak menangis ...ak rasa ak benar2 kehilangan.....

ak hanya mampu berdoa....pe yg telah ditakdirkan untukku...........semoga ak kuat,tabah hadapi semuanya...dugaan yg dtg...mmg sgt menyakitkan...memeritkan....kdg2 rase xtahan nk hadapi....xsanggup rasenye..

Tetapi janji ALLAH...ak akn selalu ingat.....setiap yg brlaku...ada HIKMAH nya,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Allah trunkan ribut,hujan,dan guruh yg sgt menakutkan..............
tetapi rupa2 nya disebalik semua ketakutan itu ALLAH nk hadiahkan kita pelangi indah yg bercahaya.................
insyaALLAH.................

Sunday, June 26, 2011

HaNYut...........................

Harus bagaimana lagi
Dan terus begini
Dengarkan aku
Lihat ke mataku
Cukup sudah kau menghukum
Salahku tetap salahku
Benarkan ku berbicara
Agar bisa pulih semua
Namun harus sampai bila
Kau kan diam seribu bahasa



Maafkanlah ku tak bisa hidup tanpa kamu
Fahamilah ku tak mampu terus tanpa kamu
Bagaimana ku nanti
Bila tiada mengganti
Yang ku ada hanya kamu saja
Saat mata terpejam
Hanya kau ku terbayang
Menghapus semua segala rasa di jiwaku
Saat mata terbuka
Kamulah yang pertama
Tak mampu aku
Bayangkan
Hidup tanpa dirimu


Aku memang bersalah
Selalu saja mengabaikan mu
Dan tapi dah ku sedari
Segala perit kau lalui
Ku terlupa kau terluka


Dan memang selalu
Aku bersalah
Selalu saja mengabaikan mu
Meninggalkan mu
Dan tetapi itulah aku sedari
Segala perit yang kau lalui
Kerna diriku yang terus hanyut


Maafkanlah ku tak bisa hidup tanpa kamu
Bagaimana ku nanti
Bila tiada mengganti
Yang ku ada hanya kamu saja
Bagaimana ku nanti
Bila kau tak di sisi
Yang ku ada hanya kamu saja

Tuesday, June 21, 2011

Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita. Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan hanya sekeping hati kepada kita? Kerana Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang yang lain untuk disatukan sebagai dua hati. ♥ ♥

Saturday, June 18, 2011

~TERbayang KeinDahan di Mata Kau & Aku.........~

“ Wah gunung itu sangat indah ya abang ….”, bibir manis Nur Bahiyah menggambarkan keindahan pemandangan alam pegunungan yang terhampar luas dihadapannya, sambil pinggangnya di peluk Rusdi suami tersayang kekasih hatinya.

Hmm……tahukah dinda bahwa gunung itu sebenarnya tak seindah mata kita memandang ? “, kata Rusdi dengan nada yang sayu.

Terkedu seketika Bahiyah, “ mengapa abang berkata begitu…!” , suara lembut dari gadis manis itu dengan nada yang manja.

Kekasihnya tersenyum, lalu memandang wajah kekasihnya dengan tatapan lembut diwajahnya.

“ Tahukah dinda….ketika kita mendekati gunung itu … maka semakin nyatalah bahwa gunung itu tidak seperti saat ketika kita….. berdiri disini …..!” ,kata Rusdi dengan lembut. Kemudian ia menyambung , “ cuba dinda lihat pakai teropong ini ….” , Rusdi mendekatkan sebuah teropong di mata Bahiyah. 


Sunyi seketika di kala Bahiyah melihat pemandangan di satu sudut dengan teropong itu. “ ya abang Bahiyah dapat lihat dengan jelas…… dikaki bukit itu begitu curam …. Semakin ke atas semakin tinggi dan curam…..”, kata gadis itu dengan serius. “ apalagi yang kamu lihat sayang ? …” , Wajah sayu Rusdi tepat memandang pada anak mata Bahiyah isteri tercinta.. Bahiyah nampak…. Hmmm….Ada orang yang mendaki di kaki gunung itu …” teriakan kecil Bahiyah pada kekasih hatinya. 

Rusdi berkata pada Bahiyah sambil memeluk erat pinggangnya “ Tahukah adinda ….. yang dinda lihat itu hanya sebagian kecil yang mungkin dinda hadapi, bila dinda mendekati dan mendaki gunung itu “. “ Masih banyak yang tak dapat kita jangka disana , mungkin saja ada haiwan buas dan berbisa, mungkin saja kita boleh tersesat di sana dan terjatuh di curam yang sangat dalam … atau kita terlalu penat untuk mendaki …. semua itu….. tidak mustahil akan terjadi dan berbagai macam – macam kemungkinan…!”.

“Tertunduk sayu sambil di kelopak mata Bahiyah bertenang jernih air mata “Ternyata demikianlah , sayang ……. Mungkin tidak semua orang boleh mendakinya” , sayang….”Hanya sekadar cinta tidak menjamin kita kuat bila berhadapan dengan segala yang kita akan tempun betulkan abang?..Sambung Bahiyah... 

Lalu Rusdi tersenyum, “ Tahukah dinda ….. pada dasarnya semua orang mampu untuk mendakinya ….. hanya tinggal dirinya saja ….apakah ia berniat atau tidak …..….tentu saja semua itu tak lepas dari takdir Allah … yang mengizinkan diri manusia itu untuk dapat mencapai puncak itu….!“.

Hening sesaat … gadis itu hanya terdiam saat kekasih hatinya menjelaskan hal itu padanya. Lalu Rusdi melanjutkan percakapannya , “ Dinda , mengertikah kamu …. Apa yang ku maksud dari semua penjelasan abang tadi ? “ , Tanya Rusdi pada isteri kesayangannya itu. Wajah Bahiyah memandang wajah Rusdi suami tercinta tepat di bibir nipis tidak bermisai dengan serius sambil cuba mencari maksud tersembunyi dari apa yang suaminya katakan itu, lalu gadis itu menggelengkan kepala lalu dengan wajah yang sayu. 

“ itulah pernikahan …..” , jawab Rusdi diringi dengan senyum manisnya. Terpaku seketika dalam diam Bahiyah  mengerutkan kening sebagai tanda tak mengerti dengan ucapan Rusdi itu.
Rusdi meneruskan penjelasannya agar isteri tercinta mengerti apa yang tersimput di hatinya... 

“ Ya ….. bila sepasang kekasih yang belum menikah atau masih di alam cinta dia akan merasakan hal yang sama saat melihat gunung itu dari kejauhan……begitu indah dan seakan-akan menggambarkan sebuah harapan yang indah dimata mereka….!”. 

“ Namun manakala mereka mulai mendekati gunung itu maka mereka akan mulai takut dan cemas ….. apakah mereka mampu untuk mendaki menuju puncak harapan itu !”. 

“ Gunung yang tadi indah ….. kini telah berubah menjadi bebatuan yang tajam dan curam dengan segala macam ancaman……baik haiwan buas mahupun yang berbisa dan sebagainya……..itulah awal dari suatu pernikahan, wahai adinda ku sayang ”.
Kata – kata Rusdi membuatkan Bahiyah terpanah dihati kecil gadis manis pilihan hatinya itu sungguh mendalam dan tidak terfikif olehnya sebelum ini, yang mula mengerti maksud dari kata-kata hati suami yang terlalu di sayanginya. 

“ Sanggupkah kita mendaki puncak harapan itu sayang ? “ ,Tanya gadis manis itu penuh keraguan. 

“ Takdir Allah memang telah tertulis, adindaku ……. Namun Iapun mengatakan takkan mengubah nasip manusia kecuali manusia itu mahu berusaha dan berdoa pada-Nya…….. itu keyakinan pertama saat kita akan memulai semuanya , sayangku !”

“ …. Lalu itulah maksud mengapa manusia tidak dapat mendaki puncak harapan itu seorang diri, karena ia memerlukan teman dalam hidupnya …… bergandengan tangan , saling menjaga, saling mengingatkan, saling memperhatikan, saling memberi semangat, saling menghibur …… intinya adalah saling berbagi rasa dalam kebersamaan , sayangku !” , kata Rusdi kepada kekasih hatinya  meyakinkan isteri yang amat di sayanginya itu dan memandang mata Nur Bahiyah  sedalam-dalamnya. 

 Lalu Nur Bahiyah menitiskan air mata ….. bukan air mata kesedihan tapi air mata kebahagiaan dan mengucapkan syukur pada Allah , “ Terima kasih Ya Allah ….. Engkau telah menciptakan seorang insan yang kini sah suamiku yang terbaik untukku …….. bersamaku kelak….. menjalani hidup menuju puncak harapan yang sudah didepan mata …………!” 

* SEMoga AKu dan Tunangku mampu untuk menghadapi nya berSama-sama.....Ya Allah......panjangkanlah jodoh kami.....hingga akhir hayat kami.......semoga kasih itu.......sampai ke syurga................~